KAPAL PENGAWAS HIU TANGKAP KAPAL ANGKUT IKAN NAPOLEON

napoleon

Kapal Pengawas (KP) Perikanan Hiu 05 di bawah kendali Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menangkap kapal pengangkut ikan Napoleon pada hari Kamis 29 September 2016 di Wilayah Pengelolaan Perikanan Republik Indonesia (WPP-RI) 713, Selat Makassar.

Kapal pengangkut ikan hidup dengan nama lambung KM Nagama Biru 01 yang berasal dari Bali ditemukan tanpa memiliki kelengkapan dokumen yang dipersyaratkan untuk menangkut ikan Napoleon. Kapal dengan jumlah ikan Napoleon sebanyak 180 ekor atau sekitar 1.000 kg dikawal menuju ke Pos PSDKP Balikpapan.

Pemanfaatan spesies Napoleon telah diatur sejak tahun 2013 melalui Keputusan Menteri Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia Nomor 37/KEPMEN-KP/2013 tentang Penetapan Status Perlindungan Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus). Permen tersebut menerangkan bahwa dalam rangka menjaga dan menjamin keberadaan dan ketersediaan ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) yang telah mengalami penurunan populasi, perlu dilakukan perlindungan terhadap ikan Napoleon (Cheilinus undulatus). Perlindungan ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) dengan status perlindungan terbatas untuk ukuran tertentu yaitu ikan Napoleon (Cheilinus undulatus) berukuran dari 100 (seratus) gram sampai dengan 1000 (seribu) gram; dan lebih dari 3000 (tiga ribu) gram.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *