KM. MBF 328 GT DITANGKAP

Belawan – pada hari Rabu tanggal 11 April 2018 pukul 17. 29 WIB di perairan Teritorial Indonesia Selat Malaka, pada posisi 04 30′ 954″ LU – 98 24′ 722″ BT, KP. PAUS telah menangkap tangan 1(satu) unit Kapal Ikan Indonesia (KM. MBF 328 GT.30) yang dinakhodai AHYAR, diduga melakukan penangkapan ikan tanpa memiliki SIPI (SIPI yang dimiliki tidak sesuai dgn alat tangkap yg digunakan), alat penangkap ikan yang digunakan merupakan jenis trawl dan melakukan penangkapan ikan tanpa memiliki SPB.

Nakhoda diduga melanggar pasal 93 jo pasal 27 ayat (1), pasal 85 jo pasal 9 ayat (1) dan pasal 98 jo pasal 42 ayat (3) Undang-Undang Perikanan.

Pada saat proses penangkapan KP. PAUS turut mengamankan barang bukti berupa Kapal Ikan, alat penangkap ikan jenis trawl, ikan hasil tangkapan dan alat komunikasi serta alat navigasi.

Nakhoda KP. PAUS melakukan tindakan mengambil dokumen dokumen kapal tersebut dan di adhock ke pelabuhan kuala langsa, kota Langsa untuk diserahkan kepada Tim Penyidik dari Stasiun Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) Belawan guna diproses lebih lanjut.

Serah terima Tersangka dan barang bukti telah dilakukan oleh nakhoda KP. PAUS 01 kepada penyidik dari Stasiun PSDKP Belawan pada hari Kamis tanggal 12 April 2018

Penyidik dari Stasiun PSDKP Belawan telah memeulai penyidikan terhadap kasus tersebut tanggal 12 April 2018 dan menetapkan AHYAR selaku nakhoda KM. MBF 328 sebagai tersangka. Rencananya berkas tersebut akan diserahkan kepada Kejaksaan Negeri Langsa (tahap 1) tanggal 17 April 2017

(Rz/PSDKP Belawan)

 

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *